Lompat ke konten

Cara Jualan Di Telegram untuk UMKM Beserta Tipsnya

Cara Jualan di Telegram

Telegram dikenal sebagai alat komunikasi daring, tetapi ternyata juga bisa digunakan untuk berjualan. Khususnya untuk para pelaku UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah, adanya telegram sangat membantu untuk pengembangan bisnis online.

Pada era digital seperti saat ini, banyak cara untuk membuat kehidupan jadi lebih mudah. Salah satunya perihal mengembangkan bisnis online. Menggunakan berbagai peluang untuk melakukan pemasaran berguna supaya bisnis dapat lebih cepat berkembang, salah satunya menggunakan Telegram dengan berbagai fitur menariknya.

Masih bingung bagaimana melakukannya? Simak bahasan berikut ini mengenai cara sekaligus tips jualan di Telegram untuk para pelaku UMKM.

Apakah Bisa Berjualan di Telegram?

Tentu saja, Telegram bisa dimanfaatkan untuk berjualan secara online, khususnya untuk para pelaku bisnis UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Sebab, di dalamnya banyak sekali fitur menarik yang dapat mempermudah pemasaran produk dagangan.

Fitur yang bisa dimaksimalkan demi mempermudah pemasaran produk, antara lain grup chat, bot chat, broadcast, pengiriman dokumen (foto, video, file), dan Telegram channel. Memanfaatkan semua fitur tersebut akan membantu meningkatkan minat pelanggan terhadap produk yang dijual, apalagi jika digunakan secara benar dan konsisten.

Cara Jualan Online di Telegram

Cara jualan online di Telegram pun terbilang cukup mudah, sama halnya jika menjalankan bisnis daring melalui WhatsApp. Maka, lakukan beberapa hal ini supaya penjualan dapat semakin meningkat dengan menggunakan berbagai fitur di Telegram.

1. Siapkan produk dagangan

Hal paling penting sebelum mempersiapkan pemasaran melalui Telegram, yaitu menyiapkan produk dagangan. Bisnis dari UMKM tersebut bisa berupa bisnis kuliner, pakaian, jasa tour dan travel, dekorasi, otomotif, dan lain-lain.

2. Cari kata kunci yang tepat untuk mencari grup jual beli  khusus

Dalam hal pemasaran produk, supaya lebih mudah adalah mencari beberapa grup untuk memasarkan barang dagangan. Anda dapat mencari berbagai grup khusus jual-beli di Telegram.

Apabila ingin grup khusus barang tertentu, Anda bisa melakukan pencarian dengan kata kunci ‘Jual-Beli (barang tertentu)’. Contohnya seperti ‘Jual-Beli Frozen Food’. Bisa juga menambahkan kata-kata mengenai area tertentu supaya lebih spesifik lagi.

Selain itu, Anda juga bisa mencari grup selain jual-beli agar pemasarannya jadi lebih luas. Namun dengan catatan bahwa tidak ada larangan berjualan di dalamnya. Pastikan membaca aturan setiap grup terlebih dahulu sebelum memasarkan produk, sekaligus meminta izin untuk promosi barang dagangan.

3. Manfaatkan fitur grup telegram aktif

Grup aktif di Telegram, pasti masih terdapat aktivitas seperti diskusi di dalamnya. Bergabung di dalamnya tentu dapat membawa banyak keuntungan dalam hal pemasaran barang dagangan. Sebab, pasti produk tersebut banyak yang melihat dan memungkinkan mereka berminat pada dagangan Anda.

Carilah grup dengan banyak pengguna aktif di dalamnya. Caranya adalah dengan melihat kapan waktu terakhir mereka melakukan interaksi dan bagaimana intensitas mereka dalam melakukan interaksi di grup.

4. Buat komunitas sendiri jika sulit menemukan grup khusus

Membuat komunitas sendiri sangat disarankan, terutama jika Anda mengalami kesulitan mencari grup khusus yang menjual barang serupa, misalnya seperti ‘Forum Jual-Beli Cemilan Khas Jepang’. Banyak keuntungan jika menggunakan fitur grup ini, apalagi dapat menampung hingga 200 ribu anggota.

Rekomendasikan komunitas Anda sendiri melalui teman-teman dan meminta tolong untuk membantu menyebarluaskan. Selain itu, bersikaplah aktif sekaligus konsisten supaya grup tetap hidup dan berkembang, sehingga dapat meningkatkan penjualan secara perlahan. Jangan lupa untuk memberikan deskripsi secara jelas supaya orang lain tahu apa isi grup komunitas tersebut.

5. Gunakan fitur telegram channel untuk melakukan broadcast penjualan produk

Fitur channel di Telegram tampilannya kurang lebih mirip dengan grup. Tetapi bedanya, hanya bisa melakukan komunikasi secara satu arah dengan konsumen. Jadi, orang-orang bisa mendapatkan info promosi produk tetapi tidak bisa membalasnya.

Bangunlah channel Telegram tersebut hingga memiliki banyak subscribers, caranya adalah dengan sering mempromosikannya melalui platform sosial media lainnya. Setelah itu rajinlah untuk memberikan promosi produk melalui fitur channel pribadi Anda demi meningkatkan minat konsumen.

6. Manfaatkan fitur bot atau chat otomatis untuk merespon pelanggan

Fitur bot di Telegram berguna untuk membalas chat pelanggan secara otomatis. Misalnya untuk menyapa ataupun menanyakan info seputar produk yang dijual. Menggunakan fitur ini tak mengharuskan Anda membalas chat 24 jam, sehingga lebih mempermudah untuk berinteraksi dengan pelanggan.

7. Manfaatkan fitur pengiriman dokumen untuk memberikan katalog produk

Adanya fitur pengiriman dokumen ini mempermudah untuk memberikan katalog produk pada pelanggan. Sehingga, mereka dapat melihat informasi seputar barang yang Anda jual.

8. Selalu bersikap konsisten supaya bisnis tetap berjalan

Konsisten adalah kunci paling penting dalam menjalankan bisnis, khususnya UMKM. Adanya sikap konsisten tersebut menunjukkan keseriusan seseorang dalam hal berbisnis, sehingga perlahan dapat meningkatkan jumlah peminat. Bersikaplah layaknya seorang wirausaha agar lebih memahami cara menghadapi rintangan dalam bisnis.

Cara Komunikasi  Menggunakan Telegram

Cara berkomunikasi menggunakan Telegram, terutama untuk berbisnis tentu tidak boleh asal-asalan. Menerapkan cara berinteraksi dengan pelanggan secara baik dan benar dapat membantu meningkatkan penjualan, begini tipsnya.

1. Gunakan bahasa yang baik dan sopan

Merespon para konsumen menggunakan bahasa yang baik dan sopan sangat penting. Bagaimanapun juga, orang lain pasti sangat merasa dihargai jika direspon secara sopan oleh penjual. Terutama ketika sedang bertanya, para konsumen sangat senang jika pertanyaannya ditanggapi dengan sabar tanpa direndahkan.

2. Jalin komunikasi baik antar anggota grup dengan selalu mengikuti peraturan yang berlaku di dalamnya

Menjalin komunikasi baik antar anggota grup di Telegram sangat penting, serta selalu mengikuti segala peraturan yang berlaku di dalamnya. Jadi, jangan hanya terus-menerus melakukan promosi tanpa berinteraksi. Ketika ada anggota lain bertanya, sebaiknya ditanggapi sebaik mungkin.

Misalnya ketika ada orang lain bertanya tentang cara penggunaan atau informasi suatu jenis barang yang berhubungan dengan produk yang Anda jual, cobalah menanggapinya. Setelah itu, rekomendasikan toko online milik Anda padanya sebagai referensi untuk mendapatkan barang tersebut.

Apakah Membuat Channel di Telegram Bisa Menghasilkan Uang?

Benar, channel Telegram bisa menghasilkan uang, tentunya dengan usaha-usaha tertentu. Misalnya menyediakan jasa tertentu, endorsement, serta menjalankan bisnis online. Maka dari itu, penting untuk mengembangkan channel secara konsisten supaya lebih mudah menarik banyak subscriber, sehingga lebih mudah untuk mendapatkan uang.

Keunggulan Berjualan di Telegram

Hampir sama dengan platform sosial media lainnya, berjualan di Telegram tentunya memiliki keunggulan yang tak kalah menarik. Berikut ini kelebihannya.

1. Fiturnya sangat lengkap

Telegram memiliki fitur sangat lengkap yang memungkinkan para pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya secara daring. Fitur tersebut, antara lain channel, grup chat, serta chat otomatis. Bahkan semua itu bisa dimanfaatkan secara gratis.

2. Banyak pengguna dan grup dengan ribuan subscribers

Selain memiliki banyak fitur menarik, di Telegram juga memiliki banyak grup yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan dengan banyak pengguna aktif di dalamnya, bahkan hingga mencapai ribuan orang.

3. Dapat diakses di banyak perangkat

Sama seperti sosial media lainnya, Telegram juga dapat diakses di banyak perangkat. Hal ini sangat memudahkan penggunanya karena tak melulu menggunakan ponsel.

4. Satu perangkat bisa banyak akun

Kabar baiknya, satu perangkat bisa memuat banyak akun Telegram. Tidak harus dengan nomor baru, bisa juga menggunakan nokos atau nomor kosong. Cara mendapatkan nokos bisa diakses gratis di akun Telegram itu sendiri, maupun menggunakan aplikasi lain, misalnya TextPlus dan TextNow.

Tips Berjualan di Telegram

Begini tips berjualan di Telegram supaya penjualan produk dapat terus meningkat.

1. Berikan penjelasan detail mengenai produk dagangan

Produk yang dipasarkan hendaknya dijelaskan secara detail namun tidak bertele-tele. Tujuannya supaya konsumen tahu produk apa yang Anda jual. Apabila perlu, berikan katalog berupa dokumen berisi foto produknya.

2. Berikan respon jelas ketika ada pelanggan bertanya

Tip selanjutnya yaitu memberikan respon jelas ketika ada pelanggan bertanya. Jadi, jawablah sesuai apa yang mereka tanyakan secara jujur dan tidak berbelit.

3. Manfaatkan segala fitur di Telegram dengan baik dan konsisten

Memanfaatkan semua fitur di Telegram dengan baik sangat penting, apalagi didukung dengan sikap konsisten. Tujuannya supaya bisnis Anda lebih cepat berkembang sekaligus menarik minat pelanggan.

4. Selalu pasang foto produk dagangan secara jelas dan profesional

Tips berjualan di Telegram satu ini juga sangat penting. Selalu memasang foto produk secara jelas dan profesional membuat orang tahu mengenai barang dagangan Anda, sehingga mereka yakin bahwa Anda memang menjual barang tersebut.

5. Lakukan promosi produk dengan cara soft selling

Tips lainnya adalah melakukan soft selling yang merupakan teknik penjualan secara halus kepada konsumen dengan cara melakukan pendekatan pada anggota grup supaya menjual produk jauh lebih mudah.

Jadi, itulah cara jualan di Telegram untuk UMKM serta tips yang bisa diterapkan. Kunci penting dalam berbisnis yaitu tetaplah konsisten dan bersabar, supaya dapat menghadapi segala tantangan berwirausaha.

nv-author-image

Zahrah Firyal Salma

Zahrah Firyal Salma adalah sarjana pertanian yang tertarik menulis di bidang entrepreneurship, tips seputar keuangan, dan gaya hidup.View Author posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.