Lompat ke konten

Intip Peluang Bisnis Jastip Tiket Konser, Cuannya Gede!

Jastip Tiket Konser

Sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, tidak heran jika Indonesia merupakan salah satu negara yang sering dikunjungi oleh musisi dunia untuk tur konser. Selain Coldplay, beberapa musisi dunia lain yang pernah konser di Jakarta adalah Metallica, Paramore, hingga Linkin Park. Tidak hanya artis barat, Indonesia juga merupakan destinasi “wajib” bagi konser Kpop.

Namun karena keterbatasan venue konser, tidak heran jika jumlah penonton yang bisa ditampung juga terbatas. Akibatnya, timbullah perang atau war pembelian tiket yang tidak jarang akan membuat sistem operasional aplikasi pembelian tiket terkait down. 

Dari sini, timbullah peluang bisnis jasa titip atau jastip tiket konser. Yuk simak peluang bisnis ini dengan membaca artikel berikut:

Apa Itu Jastip Tiket Konser?

Sesuai dengan namanya, jastip tiket konser jasa penitipan pembelian tiket konser musisi dalam maupun luar negeri. Berbeda dengan calo, pada model bisnis ini, penjual tidak membeli tiket untuk dijual kembali atau dijadikan persediaan (stock), melainkan penjual memang membeli tiket tersebut untuk diberikan kepada pembeli asli. 

Sederhananya, jika calo membeli banyak tiket untuk disimpan dan dijual kembali dengan harga tinggi ketika tiket di laman resmi sudah habis, maka penyedia jasa titip tiket konser akan langsung memberikan tiket yang sudah mereka beli kepada pembeli. Sebagai gantinya, mereka mendapatkan “upah” yang sesuai dengan jasanya. 

Selain itu, pengguna jasa titip tiket konser tidak jarang akan dimintai down payment (DP) terlebih dahulu sebagai bukti kalau mereka benar-benar ingin menghadiri konser tersebut. Besaran DP ini bervariasi sesuai dengan kebijakan penyelenggara bisnis ini. 

Plus dan Minus Bisnis  Jastip Tiket Konser

Kelebihan

1. Potensi pendapatan besar

Dilansir dari detik, pendapatan pelaku bisnis jastip tiket konser ini bahkan bisa mencapai hampir Rp5.000.000, meskipun hanya bisa memesan 12 tiket konser Coldplay. Memang dalam satu tiket yang berhasil dipesan, seorang pelaku bisnis ini bisa mendapatkan “upah” sebesar Rp100.000 hingga Rp750.000 tergantung dengan popularitas musisi yang hadir dan letak kursi tiket. Maka dari itu tidak heran jika dengan menjual 10 tiket saja, penjaja jasa ini bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp5.000.000. 

2. Bisa dijadikan sumber penghasilan sampingan

Tidak hanya bisa menghasilkan pendapatan yang besar, bisnis ini juga bisa dijadikan pekerjaan sampingan oleh anak muda maupun ibu rumah tangga sekalipun. Pasalnya, tentu tidak setiap saat ada konser di Jakarta, sehingga Anda tetap bisa menjalankan bisnis ini sambil melakukan pekerjaan utama Anda. 

3. Tidak membutuhkan modal besar

Harga tiket konser musisi dalam maupun luar negeri di Indonesia bervariasi mulai dari Rp1.000.000 hingga belasan juta rupiah, tergantung dengan popularitas musisi tersebut dan kelas tiket kursi yang dipesan. Maka dari itu, bisnis ini bisa Anda buka meskipun hanya dengan modal sebesar Rp5.000.000 saja. Tentunya tergantung dengan popularitas musisi yang Anda pilih. 

Selain uang yang digunakan untuk membeli tiket konser, modal lain yang dibutuhkan untuk membuka bisnis ini adalah gawai komputer dan internet yang memadai. Sebab, seperti yang telah disebutkan di atas, tidak jarang sistem penjualan tiket yang digunakan dalam konser tersebut mengalami crash akibat terlalu banyaknya permintaan yang masuk dalam satu waktu. 

4. Bisa digabungkan dengan bisnis lain

Jika Anda atau kolega memiliki bisnis travel atau bisnis akomodasi, Anda juga bisa menawarkan jasa tambahan ini kepada pembeli yang telah membeli tiket konser kepada Anda. Sebab venue konser di Indonesia umumnya terletak di Jakarta, padahal penonton konser di negeri ini bisa berasal dari luar Pulau Jawa dan bahkan berasal dari luar negeri, sehingga membutuhkan transportasi dan akomodasi tambahan. 

Kekurangan

1. Penghasilan tidak menentu

Kekurangan pertama dari bisnis jasa titip seperti ini adalah penghasilan yang tidak menentu sesuai dengan jumlah tiket yang berhasil diperoleh dan konser yang dikerjakan dalam 1 tahun. Oleh karena itu, bisnis ini kurang cocok untuk dijadikan sumber penghasilan tetap. 

2. Risiko tinggi

High risk, high return dengan potensi pendapatan yang besar seperti di atas, risiko pekerjaan ini juga terbilang tinggi. Risiko tersebut seperti pembeli yang tidak jadi melakukan pembelian karena satu dan lain hal, harus terbangun dan fokus menatap layar laptop berjam-jam saat menjelang konser, dan masih banyak lainnya. 

Meskipun demikian, risiko ini dapat diminimalisir dengan membuat ketentuan pemesanan yang pas, seperti harus menyetorkan DP terlebih dahulu atau wajib melakukan pembelian ulang beberapa hari sebelum konser berlangsung. 

Tips Jastip Tiket Konser agar Cuan

1. Siapkan laptop dan koneksi internet terbaik

Langkah pertama untuk membuka bisnis jastip tiket konser yang sukses adalah menyediakan laptop dan koneksi internet dengan kualitas internet terbaik. Hal ini krusial untuk mencegah kesalahan sistem pada komputer Anda pada saat proses pemesanan terjadi. 

2. Update informasi konser terkini

Tips yang kedua adalah up to date terhadap info konser terkini, mulai dari konser penyanyi barat sampai penyanyi Korea dan dalam negeri. Dengan demikian, ketika informasi harga tiket dan seat plan konser tersebut dipublikasikan, Anda bisa segera membuka pemesanan tiket tersebut. 

3. Pasarkan melalui media sosial

Entah itu melalui Instagram maupun X (twitter), media sosial adalah jalur utama pemasaran jasa titip tiket konser ini. Tidak ada salahnya juga Anda membuka akun bisnis dan menggunakan fitur advertisement yang tersedia di kedua media sosial ini supaya bisnis Anda cepat diketahui oleh masyarakat luas. 

4. Membangun bisnis jasa titip tiket konser yang kredibel

Supaya bisnis titip tiket ini menghasilkan banyak uang dan bisa bertahan lama, Anda perlu membangun nama bisnis yang kredibel. Sebab, pembeli tentu akan lebih suka membeli produk menggunakan jasa pihak yang sudah memiliki kredibilitas yang baik.

5. Mulai dari konser kecil terlebih dahulu

Untuk membangun kredibilitas bisnis di atas sekaligus mengumpulkan modal, Anda bisa mulai dari event kecil terlebih dahulu. Misalnya, event fansign atau showcase dengan kapasitas terbatas, sebelum kemudian membuka jastip tiket konser kpop yang lebih besar, seperti event award show atau konser dari agensi. 

6. Buat ketentuan pembelian tiket konser yang sesuai

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwasanya salah satu cara untuk meminimalisir risiko bisnis ini adalah dengan membuat ketentuan yang sesuai. Misalnya, pembeli diminta untuk mengirimkan DP sebesar 30%, yang mana DP ini akan dikembalikan apabila dia tidak mendapatkan tiket yang diinginkan. Dengan demikian, pembeli tidak sembarangan membeli tiket konser dari 2 tempat sekaligus.

Farichatul Chusna

Farichatul Chusna

Farichatul Chusna merupakan salah satu finalist PKM-Kewirausahaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional tahun 2016. Selama menjadi mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM, Chusna aktif mencari dan mengeksekusi ide bisnis yang menarik dan inovatif.View Author posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *