Lompat ke konten

8 Inovasi Usaha di Desa yang Mudah Dilakukan

Usaha di desa

Melakukan inovasi usaha di desa menjadi salah satu bisnis yang bisa mendatangkan keuntungan  menjanjikan. Meski terlihat sepele, namun apabila Anda bisa mengedukasi calon konsumen dengan tepat bisnis di desa akan terus berkembang.

Memilih tempat bisnis menjadi salah satu pertimbangan yang perlu dipikirkan matang-matang sebelum memutuskan membuka bisnis. Dengan membuka bisnis di desa, menjadi salah satu pilihan tepat sebab adanya kompetitor di desa relatif lebih sedikit.

Nah, jika Anda tertarik mencoba peruntungan bisnis dengan melakukan inovasi usaha di desa namun masih merasa kebingungan, berikut 8 rekomendasi inovasi usaha di desa.

1. Bisnis laundry antar-jemput

Bila Anda mengamati dengan detail, Anda akan menemukan fakta bahwa masih banyak rumah-rumah di desa yang tidak memiliki mesin cuci. Peluang tersebut dapat Anda manfaatkan untuk membuka bisnis laundry. Untuk dapat menarik perhatian konsumen, Anda bisa menawarkan layanan antar jemput ke rumah. 

Bisnis laundry di desa tidak memerlukan modal terlalu besar. Anda bisa membuka bisnis kecil-kecilan terlebih dahulu dengan menggunakan satu unit mesin cuci. Kemudian jika sudah berkembang, Anda dapat menambah unit sesuai dengan perkembangan bisnis yang sedang dijalani.

Bisnis laundry sangat menjanjikan untuk dijalankan di desa yang memiliki iklim atau cuaca dingin, sehingga membuat baju menjadi tidak cepat kering. Maka dari itu, warga memerlukan bantuan mesin cuci untuk memudahkan pekerjaannya.

2. Membuka usaha agrowisata

Desa terkenal dengan banyaknya lahan yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi ladang mencari penghasilan. Salah satu inovasi bisnis yang bisa dilakukan ketika membuka bisnis di desa adalah membuka usaha agrowisata dengan lahan yang ada.

Dengan begitu, lahan yang dimiliki menjadi berfungsi dengan baik. Anda bisa mencoba berbagai jenis bisnis agrowisata yang begitu luas. Seperti membuat perkebunan untuk buah dan sayur segar, hortikultura, tanaman pangan, dan tanaman hias.

Anda hanya memerlukan benih serta pupuk untuk tanaman jika ingin membuka bisnis ini. Tidak perlu lahan yang terlalu luas, dengan lahan sempit pun jika Anda dapat menatanya dengan baik Anda bisnis agrowisata ini dapat cepat berkembang.

3. Pom bensin mini

Bahan bakar saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang, sebab semua orang sudah memiliki kendaraan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, membuka usaha pom bensin mini di desa menjadi salah satu inovasi bisnis yang menjanjikan untuk dijalankan di desa.

Usaha pom bensin mini merupakan usaha waralaba. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot membukanya sendiri. Cukup hubungi pemiliknya, Anda biasanya akan ditawari berbagai paket untuk memulai berjualan.

Sehingga bisnis ini akan mudah dilaksanakan, karena praktis dan efektif. Pom bensin mini juga tidak memerlukan lahan terlalu luas. Anda bisa membukanya di teras rumah dengan atau di pertokoan yang memiliki tempat yang strategis dan mudah dijangkau oleh pengendara.

4. Usaha pemancingan dan budidaya  ikan

Inovasi bisnis yang bisa Anda jalankan di desa adalah usaha pemancingan dan budidaya ikan. Biasanya masyarakat desa akan mencari kegiatan hiburan. Nah, memancing adalah salah satu kegiatan hiburan yang digemari masyarakat desa.

Anda bisa mengenakan tarif memancing per jam untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Untuk jenis ikan yang dibudidayakan bisa disesuaikan dengan wilayah desa masing-masing. Dengan membuka bisnis ini, Anda bisa memperoleh pendapatan dari dua jalur, dari pemancingan dan pendapatan penjualan ikan.

Nah, jika Anda tertarik membuka bisnis ini, Anda bisa memulai dengan mempersiapkan terlebih dahulu lahan yang hendak dijadikan kolam, kemudian membangun kolam. Setelah itu Anda bisa mulai membeli benih untuk dibesarkan dan dibudidayakan.

5. Menjual souvenir khas desa

Di desa biasanya memproduksi dan menjual souvenir khas desa yang menjadi cinderamata untuk pendatang atau pengunjung. Potensi desa sekaligus inovasi bisnis yang bisa mendatangkan keuntungan menjanjikan.

Apalagi jika souvenir ini bisa dijual hingga luar daerah maupun luar negeri. Tentunya ini akan menjadi peluang bisnis yang benar-benar menjanjikan. Sekaligus sebagai upaya dalam mengangkat potensi dan martabat desa sehingga desa menjadi lebih maju.

Untuk membuka bisnis souvenir, modal yang dibutuhkan tergantung pada variasi souvenir yang dijual, sesuaikan dengan souvenir khas masing-masing. Untuk mengembangkan bisnis ini memang diperlukan ketelitian serta ketekunan ekstra hingga bisnis ini benar-benar bisa berkembang dengan baik.

6. Bisnis Olahan Pangan Kreatif

Olahan pangan menjadi bisnis yang tidak pernah mati. Sebab selalu memiliki penggemarnya sendiri. Maka dari itu, Anda tidak perlu ragu lagi jika ingin membuka usaha olahan pangan kreatif.

Olahan ini bisa menggunakan bahan-bahan yang menjadi potensi pangan desa. Yang apabila dijual dalam bentuk belum diolah, nilai jualnya tidak terlalu tinggi.padahal terdapat potensi kenaikan harga atau value dari bahan tersebut.

Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk membuah bisnis olahan pangan kreatif. Misal, di desa tersebut komoditas unggulan adalah ketela. Jika dijual tanpa diolah, ketela hanya laku Rp. 4000/ kg. Sedangkan, jika Anda mengolahnya menjadi keripik Anda bisa memperoleh uang hingga Rp 20.000/kg.

7. Usaha di desa menjual bibit tanaman

Selanjutnya, rekomendasi inovasi bisnis yang mungkin belum terbesit di benak Anda, namun dapat memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan adalah menjual bibit tanaman. Di desa, banyak sekali lahan dapat dimanfaatkan untuk menyemai bibit tanaman.

Bibit tanaman yang dijual digunakan untuk memenuhi kebutuhan orang-orang di desa tersebut atau pun orang-orang kota yang ingin menanam di sekitar rumahnya. Anda bisa menjual bibit tanaman yang mudah untuk dibudidayakan dan menjawab kebutuhan pasar.

Nah, biasanya di beberapa desa terdapat komoditas utama yang merupakan unggulan tanaman yang ditawarkan. Nah, Anda bisa mulai menjual bibit tanaman tersebut. Misalnya di suatu daerah terkenal dengan pohon mangga madu yang manis dan berserat. Anda bisa membudidayakan pohon mangga madu dan memperoleh bibitnya untuk dijual dalam bisnis Anda.

8. Menjadi reseller suatu produk

Biasanya di desa, belum banyak pilihan barang yang dijual. Apalagi beberapa barang tertentu memiliki sifat eksklusivitas atau masih langka sehingga barang-barang tersebut masih susah ditemui di suatu tempat.

Nah, peluang ini dapat Anda manfaatkan untuk menjadi reseller produk. Untuk jenis produknya, Anda bisa menyesuaikan dan melakukan riset terhadap masyarakat setempat. Sekiranya produk seperti apa yang dibutuhkan masyarakat desa.

Nah, setelah itu, Anda bisa mulai mencari agen. Usahakan mencari agen yang baik serta jujur, sehingga usaha Anda dapat berjalan lancar dan terus mengalami kemajuan. Setelah menemukannya, Anda bisa segera menjadi reseller. Tawarkan dan edukasikan barang Anda kepada masyarakat desa.

Berikut tadi 8 rekomendasi usaha inovatif yang bisa Anda coba bagi yang tinggal di desa dan ingin memperoleh pendapatan tambahan. Yang perlu diingat adalah ketika memutuskan menjadi pengusaha, maka Anda harus dapat menerima segala konsekuensi yang mungkin ada setelah terjun langsung. Karakteristik wirausaha menjadi aspek penting dalam hal ini.

nv-author-image

Clean Qurrota Ayun

Clean Qurrota Ayun adalah mahasiswa ekonomi tingkat akhir di UPN Veteran Yogyakarta yang tertarik menulis dengan tema ekonomi dan finansial.View Author posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.