Lompat ke konten

Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu dan Cara Agar Tidak Tertipu

Ciri lowongan kerja palsu

Mencari pekerjaan mungkin bukan hal yang mudah. Selain perlu usaha lebih, Anda juga perlu menyeleksi mana yang merupakan lowongan pekerjaan asli dan palsu. Karena saat ini, banyak sekali oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan.

Anda pasti tidak ingin terjebak lowongan kerja palsu yang tidak membuat Anda memiliki pekerjaan tetapi justru merugikan diri Anda. Oleh karena itu, ketahui ciri lowongan kerja palsu dan bagaimana cara agar tidak tertipu lowongan pekerjaan palsu. Simak artikel berikut ini untuk membaca penjelasan lebih lanjut!

Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu

Sebelum mengajukan lamaran pekerjaan, ada baiknya Anda lebih teliti ketika melihat informasi mengenai pekerjaan yang ditawarkan. Jangan sampai terkena penipuan lowongan palsu. Berikut ciri-ciri lowongan kerja palsu yang harus Anda hindari.

1. Sumber yang tidak valid

Salah satu ciri lowongan kerja palsu yang hanya menipu adalah memiliki sumber yang tidak valid. Sehingga ketika Anda mencoba mencari sumber lowongan dikeluarkan, Anda hanya akan menemukan akun yang tidak jelas  sebagai pihak yang menyebarkannya. 

Biasakan melakukan penyeleksian pada lowongan kerja, pastikan pekerjaan yang hendak dilamar berasal dari website resmi atau pun akun yang terpercaya. Misalnya dari website resmi perusahaan, atau dari akun media sosial instansi tertentu.

2. Email tidak resmi

Biasanya, Anda akan diminta untuk mengirimkan CV dan surat lamaran pada email yang tertera. Anda perlu waspada apabila email yang dicantumkan bukan email resmi, melainkan email perseorangan yang memiliki nama unik.

Biasanya perusahaan yang menawarkan loker bahkan memiliki email sendiri untuk perekrutan kerja, sehingga lebih mudah juga perusahaan dalam melakukan penyaringan calon karyawannya. 

3. Meminta uang di awal 

Ini mungkin menjadi salah satu ciri lowongan kerja palsu yang sudah banyak diketahui oleh orang banyak. Ya, ciri loker penipuan adalah meminta uang di awal Anda hendak bekerja. Misalnya, Anda melamar pekerjaan di luar negeri, kemudian diminta menunggu beberapa bulan, kemudian sebelumnya diminta untuk membayar sejumlah uang.

Nah, hati-hati karena bisa jadi itu merupakan oknum yang tidak bertanggung jawab kemudian membawa kabur uang Anda. Apalagi jika jumlahnya banyak dan tidak ada kejelasan dana akan digunakan untuk apa, pastilah itu lowongan kerja yang hanya menipu.

4. Menawarkan gaji yang terlalu tinggi pada posisi tertentu

Biasanya, ciri lowongan kerja palsu akan menawarkan gaji yang besar pada posisi tertentu yang tidak wajar. Misalnya, untuk seorang admin online, gaji normalnya adalah sebesar Rp2 juta hingga 3 juta atau menyesuaikan UMR daerah tertentu.

Tetapi lowongan yang Anda lihat menawarkan gaji sebesar Rp10 juta untuk posisi tersebut. Maka Anda patut waspada akan hal itu, bisa jadi lowongan tersebut palsu dan Anda bisa terjerumus dalam kejahatan.

5. Pekerjaan yang tidak jelas

Ada beberapa lowongan yang tidak menyebutkan dengan jelas apa jobdesc yang membutuhkan karyawan. Kemudian hanya menuliskan persyaratan saja dan nama perusahaan yang meyakinkan. Kemudian jika ditanya, hanya menjawab sekenanya mengenai jobdesc calon pelamar.

Maka bisa jadi ini merupakan ciri-ciri loker penipuan. Karena perusahaan besar yang hendak mencari pekerja pasti mencantumkan dengan jelas mengenai posisi yang harus diisi, persyaratan lengkap yang harus diajukan dan lain sebagainya.

6. Desain informasi yang nonformal

Hati-hati jika Anda menerima lowongan pekerjaan yang memiliki desain informasi nonformal, seperti hanya dituliskan dalam kertas dengan bahasa yang kurang beraturan, atau hanya poster sederhana yang tidak meyakinkan.

Ada baiknya sebelum mengajukan lamaran, Anda benar-benar memastikan bahwa lowogan tersebut benar adanya, seperti menyeleksi sumber dan membandingkan dengan lowongan pekerjaan lain. Jika terlihat janggal dan Anda ragu-ragu lebih baik tinggalkan dan cari yang pasti.

Cara Agar Tidak Tertipu Lowongan Kerja Palsu

Anda sudah mengetahui ciri-ciri loker palsu, maka selanjutnya akan dibahas mengenai cara agar Anda tidak tertipu lowongan kerja palsu. Yuk simak penjelasannya berikut ini!

1. Selalu melamar pekerjaan dari sumber terpercaya

Cara agar tidak tertipu loker palsu adalah melihat loker yang berasal dari sumber yang terpercaya, entah itu dari website resmi atau pun akun sosial media yang sudah terverifikasi. Karena hal ini akan meminimalisir peluang Anda terkena penipuan.

Hindari melakukan lamaran kerja pada sumber yang tidak valid, sebab selain bisa ditipu, data yang Anda masukkan dalam CV dan surat lamaran kerja bisa dijadikan senjata untuk melakukan kejahatan ataupun pemerasan yang ujungnya akan merugikan diri sendiri.

2. Melamar pekerjaan dengan jobdesc yang ditawarkan jelas 

Cara agar tidak tertipu adalah lowongan pekerjaan memiliki jobdesc yang ditawarkan jelas. Jika Anda melamar pekerjaan sebagai kasir, maka jobdesc yang seharusnya adalah melakukan transaksi dengan pelanggan, melakukan pembukuan dasar keuangan, dan mengecek stok barang.

Jika ada jobdesc lain yang tidak jelas atau ambigu, maka Anda wajib curiga. Bisa jadi itu lowongan kerja penipuan, atau Anda ditipu untuk bekerja tidak sesuai dengan pekerjaan yang Anda lamar.

3. Hindari persyaratan aneh 

Selanjutnya, ciri loker lain adalah memberikan persyaratan yang aneh dan tidak jelas. Apalagi jika syaratnya nyeleneh. Seperti mengenakan pakaian yang meningkatkan gairah dan menyenangkan, tidak mudah terbawa perasaan atau yang lainnya.

Namun jika persyaratannya juga terlalu mudah tanpa spesifikasi tertentu, Anda juga harus curiga. Pastikan seleksi secara ketat pekerjaan yang hendak dilamar karena hal tersebut akan menghindarkan dari penipuan.

4. Lakukan cek langsung ke lokasi

Agar benar-benar yakin bahwa perusahaan membuka loker, maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan cek langsung ke lokasi. Tanyakan apakah benar perusahaan tersebut membuka lowongan pekerjaan. Selain agar yakin, Anda juga bisa melihat langsung pekerjaan yang hendak Anda lamar, bagaimana lingkungan kerja dan perlakuannya pada karyawan.

Jika sudah yakin, Anda bisa mempersiapkan segala persyaratan dan langsung melamar. Cara ini selain menghindarkan dari loker hoax juga bisa menjadi cara agar Anda dilirik oleh HRD dari perusahaan tersebut.

5. Pilih yang memiliki gaji dengan nominal wajar

Terakhir, pilih pekerjaan yang menawarkan gaji dengan nominal yang wajar. Tidak memberikan iming-iming gaji besar yang hanya berujung penipuan. Karena dengan nominal yang wajar, kemudian Anda menunjukkan dedikasi tinggi atas pekerjaan tersebut, Anda juga akan dinaikkan posisinya.

Barulah secara bertahap Anda memiliki gaji yang diharapkan, dan jenjang karier akan semakin baik. Dengan cara begitu lebih baik daripada iming-iming gaji benar namun hanya penipuan saja, dan merugikan diri sendiri.

Semua orang pasti memiliki pekerjaan impian, namun untuk mendapatkannya tetaplah menggunakan cara yang benar dan hindari cara instan yang berujung penipuan justru akan merugikan diri Anda sendiri atau bahkan keluarga. Banyak sekali motif orang menipu, bahkan bisa jadi orang tersebut hendak melakukan kejahatan mulai dari penculikan hingga human trafficking. Selalu waspada dan hati-hati!

nv-author-image

Clean Qurrota Ayun

Clean Qurrota Ayun adalah mahasiswa ekonomi tingkat akhir di UPN Veteran Yogyakarta yang tertarik menulis dengan tema ekonomi dan finansial.View Author posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.