Lompat ke konten

Contoh Pembukuan Laundry Kiloan, Mudah dan Sederhana!

Contoh pembukuan laundry kiloan

Sebelumnya telah kita bahas dalam artikel analisis SWOT usaha laundry bahwa salah satu kelebihan usaha laundry kiloan adalah modal yang dibutuhkan relatif tidak besar. Anda hanya perlu mengeluarkan uang kurang dari 3 juta rupiah untuk membeli satu set peralatan laundry. 

Meskipun demikian, bukan berarti dana tersebut bisa dikelola dengan sembarangan. Sebagai pemilik laundry, Anda harus pandai-pandai dalam mengatur keuangan sebab kekurangan usaha ini adalah Anda tidak bisa mematok harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan pesaing untuk mendapatkan keuntungan. 

Untungnya, bisnis laundry kiloan termasuk dalam jenis bisnis jasa yang notabene mekanisme pembukuannya relatif lebih mudah dibandingkan usaha dagang atau manufaktur. Berikut ini contoh pembukuan laundry kiloan yang bisa Anda jadikan referensi:

Pengertian Laporan Keuangan Perusahaan Jasa Laundry

Laporan keuangan perusahaan jasa laundry adalah serangkaian olahan hasil data keuangan perusahaan tersebut dalam jangka waktu tertentu. Laporan ini dibuat supaya sebuah jasa laundry bisa berkembang dengan baik. 

Mengapa laporan keuangan ini penting? Laporan ini penting bagi pemilik usaha laundry rumahan untuk memastikan bahwa bisnis laundry yang mereka lakukan menguntungkan. Apalagi jika mereka mengawali bisnis ini dengan modal pinjaman perbankan atau memiliki karyawan. 

Contoh Pembukuan Usaha Laundry

Cara pembukuan keuangan usaha laundry tidak jauh berbeda dengan usaha lainnya. Proses pembukuan diawali dengan mencatat transaksi harian ke dalam buku jurnal dan diakhiri dengan jurnal penutup di akhir periode (tidak harus). 

Berikut ini langkah demi langkah pembukuan usaha laundry:

1. Mencatat transaksi harian ke dalam jurnal umum

Langkah pertama adalah mencatat transaksi harian di jurnal umum. Berikut ini contoh pencatatan transaksi harian Laundry kiloan Arum Dalu pada tanggal 7 Januari:

TanggalKeteranganDebitKreditNama Customer
7 JanKas10,000Arisanti
Pendapatan10,000
7 JanKas25,000
Pendapatan25,000Dwipayana
7 JanKas15,000
Piutang25,000
Pendapatan40,000Arum Sekar
7 JanPembelian Parfum10,000
Kas10,000
7 JanBeban gaji karyawan mingguan70,000
Kas70,000
Contoh jurnal umum

Pada pencatatan transaksi atas nama Arum Sekar terlihat bahwasanya pendapatan bertambah 40,000 tapi uang kas hanya bertambah 15,000. Ini karena pelanggan tersebut hanya membawa uang 15,000 saat laundry diambil sehingga 25,000 sisanya dicatat sebagai piutang yang sewaktu waktu harus dibayar oleh pelanggan tersebut.

2. Masukkan data ke buku besar

Langkah selanjutnya adalah memindahkan data dari jurnal umum ke buku besar yang sesuai dengan nama akun transaksi terkait. Di bawah ini contoh buku besar laundry Arum Dalu tanggal 7 Januari:

No Ref: 1.1Nama Akun: Kas
TglKeteranganDebitKreditSaldo
7 JanArisanti10,00010,000
Dwipayana25,00035,000
Arum sekar15,00050,000
Pembelian parfum10,00040,000
Gaji Mingguan70,000-30,000
Contoh buku besar kas
No Ref: 4.1Nama Akun: Pendapatan
TglKeteranganDebitKreditSaldo
7 JanPendapatan Ari Santi10,00010,000
Pendapatan Dwipayana25,00035,000
Pendapatan Arum Sekar40,00075,000
Contoh buku besar pendapatan

Saldo akhir akun kas bernilai negatif 30,000 sebab jumlah pemasukan laundry Arum Dalu pada tanggal 7 Januari lebih kecil daripada pengeluaran usaha laundry tersebut pada saat yang sama. 

3. Membuat neraca saldo sebelum penyesuaian

Neraca saldo ini berfungsi sebagai rangkuman transaksi keuangan sebelum aset-aset yang dimiliki usaha laundry tersebut disesuaikan. Contohnya neraca saldo sebelum penyesuaian laundry Arum Dalu berikut:

No AkunNama AkunDebitKredit
111Kas1,000,000
112Piutang250,000
114Barang habis pakai45,000
121Mesin dan Alat2,500,000
122Akumulasi Depresiasi Mesin dan Alat
123Bangunan115,000,000
124Akumulasi Depresiasi Bangunan
125Tanah163,000,000
126Furniture300,000
127Akumulasi Depresiasi Furniture
201Utang Usaha0
202Utang Bunga0
311Modal pemilik282,080,000
411Pendapatan usaha1,710,000
511Pembelian200,000
513Beban Bensin50,000
515Beban Listrik150,000
517Beban Gaji Bulanan Pegawai280,000
519Beban Depresiasi Bangunan
520Beban Perlengkapan
521Beban Depresiasi Furniture
522Beban Depresiasi Mesin dan Alat
Total282,790,000282790000
Contoh laporan neraca saldo sebelum penyesuaian

Pada contoh di atas, bangunan dan tanah terhitung sebagai aset sebab laundry Arum Dalu dioperasikan di rumah pemilik sendiri. Lain halnya jika usaha ini berdiri di atas lapak sewaan, maka yang tercatat dalam akun debit adalah beban sewa dan sewa dibayar dimuka di bagian kredit. 

4. Membuat jurnal penyesuaian dan neraca saldo setelah penyesuaian

Dalam usaha laundry, jurnal penyesuaian ini sangat penting sebab jurnal ini menampung data-data keuangan yang kondisinya terus berubah sepanjang waktu seperti, jumlah sabun cuci dan parfum laundry (bahan habis pakai) dan kondisi mesin cuci. 

Tentu jumlah sabun cuci dan parfum laundry saat pertama kali dibeli di tanggal 7 Januari berbeda dengan jumlahnya saat akhir bulan. Untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat, hal-hal seperti ini tetap harus dicatat. 

Sisa aset-aset yang telah disesuaikan tersebut kemudian ditulis ulang ke dalam neraca saldo setelah penyesuaian. Hasil dari neraca saldo inilah yang nantinya menentukan nilai laba atau rugi usaha laundry tersebut. 

Cara Membuat Laporan Keuangan Perusahaan Jasa Laundry

Setelah proses penyesuaian selesai, kini saatnya membuat laporan keuangan perusahaan laundry. Caranya yang pertama adalah memisahkan data akun dari neraca saldo setelah penyesuaian dengan meletakkan akun pendapatan dan beban di laporan laba rugi dan akun lainnya di laporan neraca. 

Di bawah ini adalah contoh laporan laba rugi dan laporan neraca laundry Arum Dalu:

No AkunNama AkunDebitKredit
111Kas
112Piutang
114Barang habis pakai
121Mesin dan Alat
122Akumulasi Depresiasi Mesin dan Alat
123Bangunan
124Akumulasi Depresiasi Bangunan
125Tanah
126Furniture
127Akumulasi Depresiasi Furniture
201Utang Usaha
202Utang Bunga
311Modal pemilik
411Pendapatan usaha1,710,000
511Pembelian
513Beban Bensin50,000
515Beban Listrik150,000
517Beban Gaji Bulanan Pegawai280,000
519Beban Depresiasi Bangunan100,000
520Beban Barang Habis Pakai115,000
521Beban Depresiasi Furniture15,000
522Beban Depresiasi Mesin dan Alat100,000
Total725,0001710000
Contoh laporan laba rugi

Pada bulan Januari, usaha laundry Arum Dalu mendapatkan untung sebesar 985,000. Jumlah keuntungan ini merupakan hasil pengurangan antara pendapatan dan total beban. 

No AkunNama AkunDebitKredit
111Kas1,000,000
112Piutang250,000
114Barang habis pakai30,000
121Mesin dan Alat2,500,000
122Akumulasi Depresiasi Mesin dan Alat100,000
123Bangunan115,000,000
124Akumulasi Depresiasi Bangunan100,000
125Tanah163,000,000
126Furniture300,000
127Akumulasi Depresiasi Furniture30,000
201Utang Usaha0
202Utang Bunga0
311Modal pemilik282,080,000
411Pendapatan usaha
511Pembelian200,000
513Beban Bensin
515Beban Listrik
517Beban Gaji Bulanan Pegawai
519Beban Depresiasi Bangunan
520Beban Perlengkapan
521Beban Depresiasi Furniture
522Beban Depresiasi Mesin dan Alat
Total282,280,000282310000
Contoh laporan neraca

Selanjutnya adalah membuat laporan posisi keuangan. Laporan ini berisi dua bagian yaitu bagian aset dan bagian kewajiban (liabilities). Contoh:

Kas1,000,000Utang0
Piutang250,000Modal pemilik282,080,000
Bahan Habis Pakai30,000
Mesin dan Alat2,500,000
Furniture300,000
Tanah163,000,000
Bangunan115,000,000
Total aset282,080,000Total kewajiban282,080,000
Contoh laporan aset

Terakhir, adalah laporan perubahan modal. Karena pada bulan Januari tidak ada penarikan atau penambahan modal oleh pemilik, maka laporan perubahan modal laundry Arum Dalu adalah sebagai berikut:

Modal per 1 Januari282,080,000
Laba bulan Januari985,000
Penambahan modal pemilik283,065,000
Contoh laporan perubahan modal

Dengan tambahan modal sebesar 900 ribu, pemilik bisa menabung lebih banyak untuk mengembangkan usaha laundry nya. Pembukuan keuangan di atas dapat Anda lakukan secara manual di buku tulis atau menggunakan software bisnis di komputer.

nv-author-image

Farichatul Chusna

Farichatul Chusna merupakan salah satu finalist PKM-Kewirausahaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional tahun 2016. Selama menjadi mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM, Chusna aktif mencari dan mengeksekusi ide bisnis yang menarik dan inovatif.View Author posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *